Kalau belum tau namanya strobist, gua jelasin sedikit tentang strobist, strobist adalah teknik pemakaian flash secara external, jadi tidak digunakan diatas hotshoe kamera, melainkan dengan bantuan trigger, atau Flash yang bisa digunakan sebagai master(bila flash yg mau ditrigger bisa sebagai slave).
Contoh trigger adalah ST-E2 merk canon yang harganya sekarang sudah termasuk mahal yakni sekitar Rp1,8jt barunya. Tetapi jangan takut karena ada 3rd party yang sudah bisa digunakan sebagai trigger utk canon, salah satunya yakni trigger PT-04TM Made in China(masih byk trigger dijual di toko fotografi sekarang, tanyain saja langsung). Saya sendiri membeli trigger melalui online di bursa FN lihat saja di direktori perlengkapan studio atau flash.
Ok, itu perkenalan singkat tentang strobist, saya sendiri masih baru di teknik strobist ini, bila diperhatikan teknik strobist ini sih gampang tp bila kalian sendiri telah terjun langsung baru deh terasa susahnya utk menggunakan teknik ini. Kenapa susah? karena pengaturan cahaya sudah manual tidak TTL lagi yang di setting otomatis oleh kamera ke flash apabila digunakan di body kamera langsung.
Pengetesan strobist saya tes di luar(karena saya emg lebih prefer di outdoor drpd indoor), yakni di daerah asia afrika(dekat braga). rame juga, padahal sudah jam 11 mlm, sampai saya dan teman saya pulan jam 12an, masih aja ada yg datang untuk mengambil foto di daerah itu(emg kalau bandung mlm2 gak ada tempat laen selain asia afrika x yak.
Kamera yang digunakan adalah 5D, dengan lensa Fix 35mm f/2.0 (I Love Fix Lens!
), alat2 lainnya: trigger PT-04TM | receiver 2 pcs | 2 tripod | 2 flash | and my 2 friends, contoh gambar alat2nya bisa dilihat di isi blog saya sebelum2nya yg berjudul auLL Studio Mini
Contoh hasil stobist di braga :

Me

Ali

Ariawan
*Semua setting diatas: 1/40s | f/2.0 | ISO 3200 | Modelnya cow semua, hehe… emg lagi iseng, abis makan, pengen nyobain strobist di braga.
Lighting yang digunakan adalah 580EXII dan 430EXII, dimana 580EXII menggunakan diffuser umbrella putih, dan 430EX tanpa diffuser. 580 EXIIditaruh di sebelah kiri saya, dan 430EX ditaruh dibelakang model.
Well this is just my first trying strobist, ada kesalahan fatal, yakni tidak membawa tripod karena head tripod hilang
terpaksa menggunakan ISO tertinggi(3200). Kesalahan yang bisa dilihat pada gambar diatas adalah white balance yang salah, masih perlu pengaturan lagi, mungkin aja sih bisa dibantu dengan gel flash(mungkin akan dibeli dalam waktu dekat). Dan mungkin juga saya akan mencoba menggunakan tambahan alat seperti snoot atau gobo untuk flash. Ohya pengaturan dari flash juga mengalami kesulitan karena tidak biasa menggunakan settingan manual, jadi memang perlu pengalaman terlebih dahulu untuk mengatur kekuatan flash. Kata orang 2 sih pakai flash meter, tapi untuk sekrang tidak dulu deh,.. heu…
Sorry kalau ada kata2 yang salah, atau keterangan yang ngasal
, maklum newbie gan,..
Tunggu aja Learn Strobist Part-II, yang pasti gak cow lagi modelnya, hehe.. well cya 4 now.. 